Ketinggian Allah Di Atas MakhlukNya

Resensi

Sesungguhnya pertarungan antara hak dan batil akan terus ada hingga hari kiamat. Pertarungan antara tauhid dan kesyirikan antara sunnah dan bid;ah akan terus berlangsung. Pertarungan antara Ahlus Sunnah dan Jahmiyah sudah berlangsung sejak zaman dahulu, karena setiap kaum ada penerusnya. Membantah para ahlul bid’ah, mengunkap kesesatan mereka dan membantah syubhat-syubhat mereka, serta menunjukkan aib mereka merupakan jihad fi sabilillah.

Al-Auzaa’i berkata: Kami dahulu -dan para tabi’in masih banyak- berkata: Sesungguhnya ALlah di atas Arsy-Nya dan kita beriman dengan sifat-sifat Nya yang datang dalam sunnah (Al-Asma wa Shifaat li Al-Baihaqi 2/304 no 865, Al-‘Uluw li Al-‘Aliy Al-‘Adziim li Adz-Dzahabi 2/940 no 334, dan sanadnya dinyatakan jayyid (baik) oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam Fathul Baari 13/406-407)

Dari Abu Huroiroh bahwasanya Rasulullah berkata, “Rob kita turun ke langit dunia setiap malam tatkala tersisa sepertiga malam yang terakhir, lalu ia berkata, Siapakah yang berdoa kepada-Ku maka Aku akan kabulkan permintaannya, barang siapa yang meminta kepada-Ku maka Aku akan memberinya, dan barang siapa yang memohon ampunan-Ku maka Aku akan mengampuninya. (Sunan Abi Daud no 4735)

Buku “Ketinggian Allah Atas Makhluknya” (Bantahan Terhadap Abu Salafy)

Penulis : Firanda Andirja Abidin
Penerbit : Naashirus Sunnah

Harga : Rp 69.000

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s